I’m a Superstar

Menyusuri keramaian Jalan Malioboro saat terik matahari pada puncaknya. Sedikit antimainstream, tapi inilah caraku menikmati suasana. Bak seorang superstar yang sedang melancong. Berburu sudut-sudut baru untuk diabadikan.

Kata orang Jogjakarta selalu memiliki kisah istimewa bagi setiap yang menyinggahinya. Cerita kenangan yang sukar terlupakan. Part of my stori . Disinipun terukir kisahku, yang mungkin akan benar-benar menjadi sebuah boxoffice dunia. Sebagai superstar sepenggal dari perjalanan hidupku.
Sebagai produser sekaligus sutradara, Dia Sang Maha Besar pasti memiliki jalur cerita yang unik untukku. Meski belum ku tahu secara detil, apa rahasia pada ujung episode ini. Hanya mencoba mendalami seluruh lembar-lembar skenario dengan tetap focus pada kemungkinan terbaik. Menghilangkan rasa ketidaknyamanan menjadi rasa syukur pada semua.
Antimainstream, itulah part dari film panjang yang harus ku lakoni sekarang. Sebagai mega bintang, lakon secara totalitas harus sanggup aku perankan tanpa banyak bertanya. Selalu siap pada setiap perubahan yang terjadi dadakan dan keluar dari skenario awal.
Kusadari, tak sebuah peran mudah. Kecuali sang pelakon dapat menikmati dengan sepenuh jiwa raga. Berani mengeksploitasi potensi dan terus mengupgread kemampuan diri. Toh untuk menyandang predikat superstar dalam apapun perlu kedua hal itu. Air mata, tawa, cinta, luka, dusta, kejujuran, silih berganti tanpa persiapan. Sang Superstar harus siap dengan semua kondisi. Apapun rintangannya, harus dilalui demi mempertahankan gelar Superstar.
Dan Jogjakarta, kini menjadi latar screen episode film boxoffice ku. Berperan dalam kisah antimainstream. Bersiap pada setiap kemungkinan yang terjadi. Hingga gelar itu kan terus terpatri dalam kisahku. I’m a superstar.

@Jogjakarta 7,2,17

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.