Musim Semi Kembali Datang

Oke kemarau panjang memang telah usai, dan pohon aneka buah mulai memunculkan bunga-bunga mereka. Yippiii musim semipun datang lagi. Apakah hatiku juga akan ikut dalam suka cita musim semi ini?? Mungkin.

Musim semi di Indonesia memang tak seperti di Negara-negara 4 musim seperti Eropa, Korea, Jepang, China de-el-el. Musim semi bagi Indonesia ialah dimana curah hujan yang cukup tinggi sehingga suplay air untuk tanaman tercukupi. Sehingga pertumbuhan mereka menjadi maksimal dan bermunculan bunga-bunga. Jika itu terjadi biasanya 3-4 bulan berikutnya akan terjadi lonjakan hasil pertanian dan perkebunan.

Jika untuk daerah tadah hujan seperti Kaltim ini, berkah hujan ialah petani padi gunung dapat bercocok tanam kembali. Sehingga pasokan bahan pangan bisa menggunung kembali. Terus apa hubungannya dengan aku??? Apa ya kira-kira??? #mikirdulu.

Awalanya, niat menulis artikel ini ialah sedikit curcol mengenai suka cita hati ini yang aku ibaratkan sebuah musim semi. Namun bukan sebuah suka cita drama remaja ala ABG jatuh cinta hehehee. Terus apa dong???

Seperti baru bangkit dari tidur panjang, layaknya beruang berhibernasi. Enam bulan bray aku mandul karya. Walau sebenarnya tak mandul-mandul banget sich. Masih adalah kegiatan-kegiatan kecil macam tulis menulis dan mentoring grup-grup kecil. Pada Agustus ini akan menjadi awal yang sangat menakjubkan sepertinya.

Berbagai tawaran bagus muncul silih berganti. Menulis, mengajar, mentoring, hingga project kece badai, serta event social. Inilah janji Nya. Pertolongan itu pasti datang. Asal yakin sepenuh hati. Sekarang justru tugas besar yang harus aku lakukan ialah menggunakan kesempatan-kesempatan emas berbungkus tawaran menarik itu dengan secermat mungkin. Lebih teliti, lebih kreatif, lebih inovatif, dan berlandaskan niat ibadah. Bukan sekedar materi seperti yang telah berlalu.

Berusaha sekuat tenaga mendisiplinkan diri dan menghilangkan kebiasaan suka menunda. Menyeimbangkan tugas sebagai ibu dan karier. Semoga ini menjadi sebuah perjalanan indah yang menghadirkan berjuta kebaikan.

Bersiap menyambut musim semi diri sendiri diawali dengan memaafkan masa lalu, iklas dengan semua perjalanan kemarau panjang, dan sabar untuk tidak jumawa pada bunga-bunga yang mulai bermekaran. Masa lalu adalah sebuah perjalanan pembelajaran. Sesakit dan sebahagiaa apapun itu, semua sudah menjauh dan tak bisa terulang lagi.

BAHAGIA adalah sebuah keyword dari hadirnya musim semi. CINTA adalah cara kita untuk melayani setiap hal agar musim semi itu senang terus bersama kita. Layani sebanyak mungkin makhluk yang ada di sekitar kita, maka kebahagiaan itupun akan terus terjaga. Luv u all yang sudah menjadi Kawal Ekdef.

Note: kawal dalam bahasa Banjar berarti teman.

*bersambung*

*****
Loa Kulu – Kutai Kartanegara, bersyukur dalam indahnya hidup ini.

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.