Virus Merah Jambu (Itu Kamu)

Waktu serasa makin cepat berlalu. Baru kemarin monday, ehh lusa sudah Satnit lagi. Perputaran jarum jam yang serasa tak terkendali, mungkinkah juga membawa dampak pada komunitas baper untuk cepat pula move on. Amias kembali terjangkit virus merah jambu.

Hhhmmmm, , malam Jumat kok bahas si merah jambu, kecepatan uuiii, hihihii. Tenang, woles bray. Kapanpun harinya virus unyu-unyu ini tetap seru untuk dibahas. Ketimbang ikutan parno gara-gara acara tv dengan program horror di maljum. Hayuuu pilih mana??!!

Beberapa saat mungkin saya akan banyak membahas seputar si merah jambu. Baper ala si merah jambu.

Kata orang, jatuh cinta itu berjuta rasa. Tapi menurutku jatuh cinta itu adalah bagian dari tanda-tanda gangguan jiwa. Wooowww sadis yaaa. Tentu saja yang saya maksud disini adalah jatuh cinta versi sepadang anak manusia. Catet ya jenk, bahasan kita pada cinta-cintaan ala Romi dan Juli.

Kenapa saya menyebut gangguan jiwa? Pasti pernah denger donk lagu yang liriknya kurang lebih seperti ini:

 

mau makan teringat padamu, , ,

mau tidur teringat padamu, , ,

mau apapun teringat padamu, , ,

kekasih kuuu, , ,

versi dangdut Evi Temala

 

Ada lagi versi Duo Ratu, Euang Titek Puspa, de-el-el. Naaahhh pas mau makan inget si dia, tiba-tiba tuh sendok garbu dibayangin dia sedang berduaan sama si eeheeemm, , pas menghadap cermin, bukan lagi bayangan diri yang dilihat. Malah si makluk yang katanya sedang dirindukan.

Lebih akutnya lagi, duduk termenung sendiri eehh senyum-senyum kagak jelas. Giliran diajak ngobrol entah pikirannya kemana. Aaammsyyoonnggg bangeeett daaahhh.

Kok detil banget nyontohinnya, pengalaman ya? Sebagai manusia normal setidaknya saya juga pernah mengalaminya. Bisa jadi saat inipun saya juga mulai terjangkit virus ini. Mulai gila dengan dunia fantasi yang jauh banget dari nyata.

Meski tergolong wajar dan lumrah, tapi sehaeusnya virus ini bisa dimanage sedini mungkin agar tidak semakin akut. Karena sebuah kegilaan yang berlebihan itu sangat merugikan. Allah pun dengan jelas melarang melakukan sesuatu dengan berlebih-lebihan. Selain itu, pemaknaan yang salah atas rasa cinta yang merupakan karunia Nya ini juga sangat berbahaya.

Salah satunya dapat terjalin hubungan khawat diantara dua jenis anak manusia tanpa ikatan halal. Allah jelas melarang hubungan semacam ini. Dalam QS Al Isro’ (17:32) Allah melarang kita mendekati zina. Zina bukan hanya diartikan melakukan hubungan badan tanpa pernikahan yang sah loch yaaa. Segala kegiatan yang dapat menimbulkan khalwat ialah Zina. Berpegangan tangan, saling pandang, atau bujuk rayu mesra, ini sekelumit contoh zina.

Terus bagaimana solusi jika mulai muncul virus merah jambu? Beberapa waktu lalu saya termasuk salah satu orang yang kaget binti takjub dengan apa yang dilakukan keluarga Ustadz Arifin Ilham. Yaitu dengan melangsungkan pernikahan mas Alvin diusia muda.

Ya, menikah adalah salah satu cara untuk menutup jalur syetan menghasud kita ke lembah dosa zina. Oleh karena itu Allah telah berfirman, bagi siapa saja yang mampu segera menikah, jika ia miskin maka Allah akan bukakan pintu rezeki Nya. Namun jika ia dalam keadaan yang benar-benar tidak mampu maka dianjurkan perbanyak puasa.

Ok, jika ada yang menjawab, menikah sich gampang, tapi belum yakin dengan si ini. Well, gampang banget itu mah, tinggalkan saja. Toh pilihannya cuma 2 kan, Halalkan atau Tinggalkan ( terinspirasi sohib). Wahay akhwat fillah yang dirahmati Allah, jika lelaki itu adalah pria terbaik pemilik tulang rusukmu, maka ia akan membawamu ke syurga, menjadikan bidadari malu dan cemburu padamu. Bersabarlah hingga ia datang menjemputmu.. . . (nasehat untuk diri sendiri)

 

1 reply
  1. Anonymous
    Anonymous says:

    Virus ini bahayaaaaaaaa buanget..dan kdg sosmed ni bs jd setan yg jahaaaat bgt.. kudu ati ati.. kudu segera di halalkan biar merah jambunya jd merah merekah :*

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.