Yang Terlewatkan (Dirimu)

Haayy guys, Alhamdulillah setelah sebulan lebih tak menjenguk rumah yang satu ini, akhir bisa kembali singgah disini. Rutinitas harian yang lumayan super padet merayap plus tragedy laptop pecah menambah kegiatan menulis jadi terlewatkan. Ok, topik kali ini kita akan membahas tentang sesuatu yang terlewatkan.

Bahasannya mungkin sedikit banyak masih terpengaruh pasangan favorite saya yaitu cermin ajaib dan sensasi jeruk nipis. Yang merasa belum pernah membaca tulisan saya tentang keduanya silahkan cari di folder blog saya ini.

Sedikit mengulang, dari kisah cermin ajaib, kita bisa melihat kepantasan diri untuk mendapat sesuatu yang kita impikan dan doakan bisa terwujud. Pertanyaan yang sering saya ulang pada diri sendiri ialah “Apa amalan diri ini yang bisa ditukar ke Allah untuk mendapatkan jodoh seperti dia?” 

Kalimat pertanyaan yang sepele, tapi cermin ajaib tidak pernah salah. Dia akan menampilkan segala sesuatu seperti yang telah kita amalkan. Pun dengan sensasi jeruk nipis, yang wwuuuiihh banget. Bahwa memikirkan kekhawatiran akan sesuatu yang belum pernah terjadi hanyalah selayak kita melihat orang mengiris jeruk nipis. Tanpa pernah berusaha memerasnya dalam mulut, rasa asam justru sudah masuk di otak kita.

Terus apa hubungannya dengan sesuatu yang terlewatkan. Jujur ini saya terinspirasi pada lagu pria-pria cinta pertama saya yaitu Erros Candra dan kawan-kawannya. Bukan rahasia toh kalau saya emang pull in lope sheila on 7 sejak SMP. Pria-pria Jogja ini selalu keten di mata saya (gubrraakkk).

Back to yang terlewatkan. Sebuah kisah seseorang yang tak mampu menggapai cintanya karena si pasangan idaman sudah keduluan orang lain. Heemmmm, , , sakitnya tuh disono. 

Sebagai seorang muslim saya wajib percaya, sebelum dilahirkan kedunia jalan hidup setiap anak adam sudah tertulis di lauful mahfudz. Lahir, rezeki, jodoh, hingga jadwal kematian. 

Namun kabar buruknya kewajiban mempercayai ketentuan itupun tak mudah diterapkan sodara. Why??? karena rasa galau masih saja menjadi treding topic dan viral dimana-mana. Sepertinya tiap detik kasus patah hati melanda dunia. Kok tahu?? Karena saya juga pernah merasakannya heheheee.

Kepercayan terhadap jatah yang sudah tertulis di lauful mahfudz inilah yang saya sebut dengan sesuatu yang terlewatkan. Kita sibuk dengan urusan hiasan dunia, tapi kadang lupa jika setiap jiwa sudah memiliki ketetapan yang harus dilalui selama bertugas di dunia. 

Bukan kita yang terlambat hingga orang yang kita inginkan sudah dimiliki orang lain. Atau kita jatuh cinta dengan orang lain saat kita sudah menjadi milik syah dari orang lain. Karena Allah Sang Maha Pemilik Segalanya selalu tepat saat mendatangkan sesuatu.

Saya lebih suka menyebutnya sebagai ujian keimanan. Dalam sebuah audio dari ustadz Nasrullah, menjelaskan jika semua yang ada disekeliling kita adalah perwujudan dari Allah. Bukan berarti menduakan Allah atau permusyrikan ya.

Maksudnya begini, saat kita menyadari segala sesuatu yang ada disekitar kita sejatinya adalah sebuah ujian, maka siapa yang memberi izin ujian itu bisa terlaksana? Pastinya Allah. Jadi jika kita sudah terbiasa berfikir segala sesuai adalah kehendak Allah, maka apapun di sekeliling adalah milik Allah dan Allahlah yg menggerakkan. 

Terus gimana jika terlanjur galau akan virus merah jambu? toh kita tidak tahu pasti dia atau bukan yang tertulis di lauful mahfudz sebagai soulmate kita.

Sebutlah sesering mungkin dalam setiqp doa mu. Mintalah dia pada Tuhannya agar dialah yang tertulis di buku nikah mu eehhh maksudnya kehidupanmu hehe. Tak ada yang tak mungkin bagi Nya. Mengubah malam jadi siang saja mudah apalagi merubah jiwa orang yang ingin kau miliki. 

Jawaban ini juga sengaja ditulis untuk sahabat-sahabat yang intens curhat mengisi awal hariku seputar kisah kehidupannya. Percayalah apa yang kalian radakan aku juga pernah mengalaminya. Mungkin juga saat ini sedang berlangsung. But satu hal yang jangan sampai terlewatkan. Sebutkan nama nya selalu dalam setiap doamu.

*bersambung*

11 replies
  1. Kak_Oi
    Kak_Oi says:

    Uaahh jadi inget nasehatnya temen yg menurut ku paling ekstrim, untuk orang yg tertutup seperti saya. “Kalo sudah ada yg dihati take action dulu, gak usah pake sinyal2, harus berani ambil resiko ditolak.”

    Reply
    • Eka Deffa
      Eka Deffa says:

      naahhh yukz tak bantu menuju sasaran hahahaaa, , asal orangnya jangan kayak si adek yang itu ajaaahhh, , , banyak cerita tentang dia heheheee

      Reply
  2. faiza
    faiza says:

    Pengen nangiiiss..kasus saya kebalikan kasusmuu ahahhahaha ga usah didetilkan yg pasti sy kena virus itu juga tp virusnya dr setan ahahahahhaa… bener saii cermin ajaib itu selau benar.. kita kudu sedemikian rupa agar dapat mendapatkan bayangan ssuai yg kita inginkan.. Btw dr segi pemilihan kata kalimat dll ningkat bgt sai kualitasmu..cm typo dan gaya anak mudamu msh ada dan kl dikurangi it will be better.. in my opinion lo ya 😉 kiss kiss from bungas sister ahahahahhaa

    Reply
    • Eka Deffa
      Eka Deffa says:

      ratu typo is saya banget, , kan masih muda jadi bahasanya sok muda hahahaa, ,
      virus pink mu bukan karena tinder kan ya???? karena kau yang mengenalkanku pada si tinder, dan kau juga yang mengatakannya syaiton hahahahaaa ?????

      Reply
    • Eka Deffa
      Eka Deffa says:

      terimakasih kunjungannya, , , tenang tobe continue kok, , bagian mananich yang mau didalemin yaaa? kasih saran ya mas, , ,

      *critamu ya crtaku* hahahaa

      Reply
  3. Arsa
    Arsa says:

    Suka banget tulisannya mb eka yg ini. Topiknya ringan dan ngena banget. Tp sayangnya kok bersambung? Ditunggu kelanjutannya ya. Oh ya sekedar saran, kan ada topik yg berhubungan dg tulisan mb eka yg sebelumnya, yaitu cermin ajaib & jeruk nipis, kalo bisa dikasih link jd pembaca bisa langsung mengklik menuju tulisan yg dimaksud, jgn disuruh nyari sendiri hehehe… Soalnya kalo ketemu pembaca yg malas kyk saya, yg awalnya penasaran dg tulisan tsb akhirnya gak jd buka deh.
    Sukses dan terus berkarya mb eka

    Reply
    • Eka Deffa
      Eka Deffa says:

      hahaaa padahal sengaja biar pembaca penasaran jadi ubeg-ubeg blog saya, , baik sarannya ditampung, terimakasih sudah meramaikan kembali grup MM, , saya tunggu tulisan mas arsa yaaaa, , ,

      Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.